Tampilkan postingan dengan label jupiter Z. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jupiter Z. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Desember 2012

Mari Kita Hitung Power-To-Weight-Ratio Part1 (underbone)

Yak bung mungkin beberapa dari anda pernah denger istilah power to weight ratio atau dalam bahasa Indonesianya kira-kira rasio tenaga per berat.Jadi cara ngitungnya adalah power dibagi dengan berat sehingga jadinya PS/KG semakin besar angkanya semakin baik. Sesuai logika semakin enteng si motor dan semakin besar tenaganya otomatis lari motor akan lebih spontan dan reaktif. Langsung hitung aja deh!

Power to weight ratio
Honda:
Motor (cc)                       Berat                Tenaga                     Power to weight ratio

1.Revo 110                      97KG              8,46 PS                     0.08721 PS/KG
2.Blade 110                     104KG            8,4 PS                       0.08076 PS/KG
3.SupraX 125Helm in FI  107KG           9,63 PS                      0.09       PS/KG   
4.Supra X 125                 105KG           9,3 PS                        0.08857 PS/KG
5.CS1 125                       114KG           12,8 PS                      0.11228 PS/KG

Yamaha:
Motor  (cc)                     Berat                Tenaga                       Power to weight ratio

1.Vega ZR  115              97 KG              8,16 PS                     0.08412 PS/KG
2.Jupiter Z1  115            102 KG            10,06 PS                   0.098627 PS/KG
3.Jupiter MX 135           109KG             12,44 PS                   0.11412 PS/KG

Suzuki:
Motor (cc)                     Berat                 Tenaga                      Power to weight ratio

1.Smash Titan 115         100 KG              8.4 PS                      0.084 PS/KG
2.Shogun Axelo 125      106 KG              9.6 PS                      0.09056 PS/KG
3.Shogun Axelo 125R   108 KG              10 PS                       0.092592 PS/KG
4.Satria F-150               95 KG               16 PS                       0.16842 PS/KG

Kawasaki:
Motor (cc)                   Berat                   Tenaga                     Power to weight ratio

1.Edge 112                 104 KG               8.42 PS                    0.08096 PS/KG
2.Athlete 125              104 KG               9.9 PS                      0.09519 PS/KG
3.ZX-130                   104 KG               10.01 PS                  0.09625 PS/KG

TVS:
Motor (cc)                 Berat                    Tenaga                      Power to weight ratio

1.Neo XR 110          101,5 KG              8,62 PS                      0.08492 PS/KG
2.Rockz 125             107 KG                 9,94 PS                      0.092897 PS/KG
3.Tormax 150           112 KG                 13.38 PS                     0.11946 PS/KG

Nah udah liat datanya kan? coba kita lihat yang paling besar PTWR nya:

115cc:  Jupiter Z1 (0.98627 PS/KG)
130cc:  CS 1 ( 0.11228 PS/KG)
150cc:  Satria F-150 (0.16842 PS/KG)
Best:  Satria F-150 ( 0.16842 PS/KG)
Worst: Blade 110 (0.08076 PS/KG)


Nah udah ane kumpulin tuh datanya gimana menurut anda-anda..... Tapi inget data tersebut gak semena-mena membuktikan bahwa si motor memiliki akselerasi yang kencang, selain tenaga tentu kita harus menghitung torsi,rasio gir dan banyak lagi. Tapi ya ini juga lumaya ngaruh lah......


Sumber website remi:Yamaha, Honda ,Kawasaki,Suzuki ,TVS 


Selasa, 16 Oktober 2012

Design Motor-Motor Bebek paling bagus!



Desighn mungkin menjadi salah satu alasan bagi seseorng  untuk membeli sebuah speda motor, saya sendiri adalah seseorang  sangat memperhatikan model dari sebuah motor, kalau motor modelnya kurang sreg mungkin agak gimana gitu ya….. Nah ane beberkan deh nih 5 besar motor bebek yang modelnya paling gak bosenin.
5.Supra X 125 R dual head lamp
Ini nih motor Honda yang orang Indonesia gak bosen-bosen,  semenjak mengkudeta Karisma 125 sebagai flagship bebek Honda motor ini baru mengalami facelift berarti 2 kali yaitu perubahan dari singgle head lamp menjadi dual head lamp dan lekuk body yang semakin tajam. Coba bandingkan dengan jagoan Yamaha, Jupiter Z  yang sudah ganti baju signifikan sebanyak kira-kira 5 dari jaman Jupiter 105cc sampai Jupiter Z1. Mesinnya juga baru 3 kali diubah-ubah Honda mulai dari mesin 100cc keturunan Legenda, mesin 125 cc karburator, dan mesin 125 cc PGM-FI (yang ane pake).Bahkan 2 dari 3 mesinnya turunan dari motor sebelumnya, mesin 100 cc udah ada dari jaman Honda C100 dan mesin 125cc karburator nyaplok dari Karisma, jadi hanya 1 mesin yang benar-benar milik Supra X.
Tapi Honda cerdik agar masyarakat tidak bosan, yup permainan stiker yang luar biasa dari Honda membuat body Supra X selalu terlihat baru. Semua masih ingat kan bagaimana sticker R gede dari supra X 125 sempat jadi tren untuk ditempel di motor lain. Selain itu bodynya juga netral tidak teralu sporty atau terkesan motor bapak-bapak, jadi bapak-bapak sampai remaja masih bisa dan banyak yang mau menggunakannya. Selain dari semua itu memang Supra X memiliki body yang long lasting dan tidak termakan jaman.


4.Satria RU 120 dan Satria R 120
Sesungguhnya untuk menentukan posisi 4 sampai 2 sangat susah karena ada 3 motor yang guanteng banget yang kalau dibandingkan ya yang satu dapat skor 9,25 yang, satu 9,5, dan yang satu 9,75 lah. Tapi keputusan telah ane ambil untuk posisi ke 4 ini pantas disandang oleh sebuah motor yang menghancurkan dominasi F1ZR di road race. Mungkin body motor kedua motor cukup unik selain spesifikasinya yang tertinggi di masanya, seseorang yang menyukai modelnya pasti akan sagat suka sekali bahkan menganggapnya motor tercantik namun yang tidak suka apalagi untuk generasi R pasti akan sangat tidak suka dan menganggapnya terkesan kaku,kuno dan tidak sedap dilihat. Modelnya memang sangat gahar, kaku dan sangat ‘boxy’ seperti muscle car Amerika tahun 80an yang menurut saya juga terkesan gahar, kaku dan ‘boxy’, mungkin semua orang yang suka motor ini pasti juga menyukai muscle car. Garis desighnnya sendiri sih identik dengan Shogun robot atau Tornado GS namun jika kita pandang ada cukup banyak perbedaan, mesin Satria yang tegak membuat body terasa lebih berisi dan padat ditambah dengan single shock yang semakin menunjukan jati dirinya. Sementara RU memiliki gari sendiri yang lebih berleku dan manis namun garang, sayangnya body Satria 120 ini tidak diwariska kepada motor penerusnya padahal terlihan ‘manis-manis garang’.

3. Jupiter Z burung hantu
Jupiter Z memang salah satu motor Yamaha yang paling sering  diubah begitu juga mesinnya.Terhitung sejak jaman Jupiter 105cc sampai NJZ1, Jupiter sudah 5 kali ganti baju dan 4 kali ganti mesin, sebuah siklus yang sangat cepat buat sebuah kendaraan yang diterapkan yamaha.Namun dari semua Jupiter ada sebuah Jupiter yang paling cantik yup si belo yang ganteng, Jupiter Z burung hantu menduduki pringkat 3 bebek terganteng dan tak termakan jaman walaupun NJZ dan NJZ1 yang juga ya… ganteng sih cuman lampu yang indah tidak terlupakan walaupun NJZ dan NJZ1 penuh  kesan futuristik. Jupiter Z burung hantu juga dikenal sebagai  raja roadrace dan memiliki mesin karburator paling baik diantara saudara-saudaranya, bahkan sampai sekarang Jupiter Z ini masih digunakan untuk radrace akibat mesin NJZ yang kurang menjanjikan dan riset  NJZ1 yang belum kelar. Mesin dengan output melebihi 9 ps dan super mudah dimodifikasi dipadukan dengan body berlekuk namun agak membulat dibeberapa bagian memberikan harmoni yang sangat indah dan luar biasa.Namun dari semuanya yang paling indah adalah lampu depannya yang paling berkarakter tajam rumahnya dan dua rumah lampu bulat kecil seperti bola mata yang menatap tajam,bengis seperti menghujam bahkan tidak bisa disamai oleh penerusnya, begitu juga lampu belakang yang sporty dan menciptakan harmoni mungkin hanya bisa disaingi oleh lampu panah NJZ. Jadi menurut saya Jupiter Z 110 ini adalah sebuah keindahan tertinggi bebek 4-tak Yamaha, jika dibandingkan dengan NJZ dan NJZ1 mungkin mereka akan menempati posisi 6 di artikel ini sementara Jupiter MX di peringkat 7 namun, karena yang ane ambil 5 besar ya… maaf-maaf aja ya mereka gak masuk.
2.F1ZR
Tidak ada motor bebek Yamaha yang lebih indah dari bebek yang satu ini, garis designhnnya sih seperti Satria 120 yaitu kotak tajam nan sporty khas motor 2-tak di 90an sampai pertengahan 2000 yang gagah,gahar seperti muscle car. Motor in merupakan bebek terkencang Yamaha sebelum tergerus canggihnya Jupiter MX dan mulai disaingi saudara 4-taknya yaitu NJZ1, tapi motor ini gak kehilangan pamurnya kok masih sering diandalkan drag racer Jabon tempat ane sering nonton balap kalo gak bisa tidur malem minggu. Kalau dibandingkan Tornado 110 atau Satria R 120 motor ini bodynya terlihat lebih ramping dan estetikanya lebih baik, contoh lampu depan F1ZR terlihat lebih serasi dan nyaman dipandang dibandingkan Tornado yang terkesan teralu besar, sasisnya juga bagus walupun dua-duanya mewariskan sasisnya ke Jupiter Z dan Shogun semua orang pasti bilang sasis F1ZR dan Jupe Z lebih lincah dibandingin Tornado atau Shogun. Satu-satunya kekurangannya adalah karena F1ZR dipaksa berbagi body dengan bibit 4-tak Yamaha yaitu Crypton dan Vega yang lumayan kencang namun jadi terkesan berbody sama dengan sebua bumper product yaitu Vega. Tapi gak kenapa-kenapa kok menurut ane stiker yang jauh lebih indah, kopling, knalpot dan mesin dengan penampakan berbeda jadi pembeda walaupun menurut ane sih gampang banget dibedain tanpa diperhatiin, auranya kali beda ya hehehehe…..
1.Satria F-150
Mengemban tugas berat sebagai harapan terakhir Suzuki yang belum rontok oleh Yamaha dan Honda kentika Thunder,Titan dan Axelo tidak mampu berbuat banyak, motor ini memiliki amunisi yang lebih dari cukup unutuk banyak-banyakan pennjualan dengan Jupiter MX. Mulai dari DOCH, horse power sampai belasan ps dan mudahnya modifikasi pada motor ini, apa lagi Jupiter MX susah dimodif akibat DiaSil Silinder dan buruknya karburator vakum yang udah bikin pelan susah dirawat rewel lagi!  Namun mesin sesempurna apapun mesin sebuah motor gak bakal laku kalau bodynya jelek, seperti membuat makanan yang enak tetapi bungkusnya tidak menarik pasti tidak akan laku. Designnya sih ‘out of the box’  ketika Jupiter MX yang lebih dulu nongol dan meroket  menggunakan body pure underbone  dan CS1 dengan mereknya yang katanya bisa bikin motor butut laku menggunakan model gak jelas Jaguan pasukan huruf S menggunakan model ayam jago. Modelnya tanpa kondon atau tanki diatas mesin seperti motor bebek namun menggunakan sasis twin tube frame seperti motor batangan dan setang jepit dipadukan dengan penggunakan plastic yang sangat sedikit dan memamerkan blok mesin yang gahar dan badan cungkring.  Pasarannya sudah tentu anak muda dibawah 25 tahun kalau bapak-bapak yang pake mungkin gak cocok kali ya..? Namun kecerdasan Suzuki adalah mereka berhasil menggunakan bahan baku sesedikit-sedikitnya tanpa terlihat murahan malah terlihat sporty dan berkelas malah bikin nih motor enteng, tapi jadi rada serem gan kalau udah sekitar 130Km/Jam kayak mau terbang keentengan badan dan gak stabil gitu, tapi jika kita menggunakan stang jepit yang seperti motor drag dan footstep racing katanya sih kalau ngebut lurus sih jadi enak dan aman, tapi kalo belok gimana….. gubrak…… kembali ke body motor Satria 4-tak seumur hidup baru facelift 1 kali lampu kurus Satria lama dig anti dengan lampu baru yang mirip seperti kepala Indian, sisanya hanya permainan sitcker.
 After all Satria F-150  adalah motor bebek dengan body terbaik dibandingkan semua motor bebek di Indonesia MENURUT SAYA. Setuju-gak setuju silakan dilampiaskan ketidak atau kestujuan anda melalui comment!

Oh iya jangan lupa tunggu pembahasan tentang motor sport ya!!!!

Selasa, 02 Oktober 2012

Shogun 110/Smash 110 Modif Dikit Lari Gan

Semua orang pasti suka jika tunggangannya bisa melaju kencang, beberapa memiliki ekspektasi yang sangat tinggi beberapa sangat rendah bahkan tidak suka kecepatan. 80% temen ane suka kecepatan dan gak bakal ketakutan,teriak-teriak ato nabok ane jika ane bawa naik motor ngebut. Nah ane puya seorang teman yang suka kecepatan namun tidak punya banyak uang jadilah Shogun 110 bro ane yang satu ini jadi korban modifikasi mesin. Hasilnya parah gan untuk trek 800 meter motor ini bisa lari kayak setan gan ane gak boong nih bahkan motor sekelas Satria F 150 dan Jupiter MX 135 bisa dikalahkan, top speed sih gak tau pastinya tapi waktu itu ane minjem MX temen ane yang lain speedometernya masih idup dan standar pas dites Jupiter MX udah gak nambah kecepatan dia masih enak bisa berakselerasi dengan cepat. Hebatnya Shogun ini belum dibore up, tapi memang untuk trek pendek agak mengecewakan 201 meter lawan Supra X 125 aja kalah.

Rahasianya sih gak banyak, tapi Shogun 110 atau Smash sendiri memang sepertinya didesighn untuk trek panjang. Gak percaya? Nih buktinya bore Shogun 110 53,5mm dan strokenya 48,8 alias overbore yang bagus untuk trek panjang. Bandingannya? coba kita bandingkan dengan Force 1 yang borenya 52mm, Jupiter Z burung hantu 51mm, Shogun 125, 53,5mm, Jupiter MX 54mm bahkan Supra X 125 hanya 52mm. Mungkin Smash adalah motor 110 dengan bore terbesar, nah masalah dari Smash adalah stroke yang pendek menciptakan torsi rendah dan limiter CDI yang teralu cepat yang membuat karakter overbore seperti terbatasi. Sebenernya sih ini racikan buat Shogun 110 tapi karena mesin yang 90% sama bisa diaplikasikan ke Smash 110

Nah langsung aja deh kita bahas korekannya!

1.CDI
Buat anda pengguna Shogun 110  CDI unlimiter analog sudah cukup untuk memberikan napas super panjang dengan bore 53,5mm. Tapi buat anda yang mendambakan kecepatan dari Smash CDI sudah jadi kewajiban untuk diubah, karena limiternya yang teralu cepat dan bahkan katanya masalah ini turun ke Titan, CDI aftermarket yang cangih,presisi dan menggunakan teknologi terbaru bisa dipilih atau bisa pakai punya Shogun 110 yang terkenal awet. CDI sendiri bertugas untuk menentukan pengapian atau membatasi RPM jadi dia seperti sebuah 'otak' CDI yang canggih biasanya bisa di atur kurva pengapiannya dan pembatasan RPMnya. Seperti manusia seorang yang kuat tidak akan mengeluarkan kekuatannya jika otaknya tidak memerintahkannya, nah hal ini juga erlaku pada motor, motor yang dapat menggali RPM tinggi jika dibatasi CDInya bakal membuatnya tidak akan menambah RPM jika sudah mencapai limiter.

2.Karburator
Karburator adalah penyuplai bensin dari sebuah mesin piston,walaupun sekarang sudah mulai tergantikan sistem injeksi, karburator masih ramai digunakan. Logikanya karburator yang lebih besar dapat memberikan suplai bahan bakar dan udara lebih banyak dibandingkan yang lebih kecil.Ini juga membuat RPM dan power bertambah karena udara dan bensin yang sangat banyak dibutuhkan ketika motor berada di atas 10000 RPM. Nah atas dasar inilah temen ane mengaplikasikan karburator RX-King yang sampai 26mm, karburator ini tergolong cukup murah dan besar, tapi tidak boleh sembarangan harus diseting ulang kalau tidak AFR nya bisa kacau. AFR sendiri diatur 14,7:1 yang merupakan perbandingan paling sempurna, lebih kering dibandingkan motor standar rata-rata yang hanya 14.0:1.

3.Kenalpot
Kenalpot freeflow memang memberikan efek dongkrakan tenaga yang cukup banyak, bisa sampai 1,5 HP dan juga pada torsi. menurut om motorplus sih kenalpot dengan leher yang pendek bakal memberikan tenaga di putaran ata yang baik, sementara yang lehernya pendek bakal memberikan torsi dan tenaga yang menggumpal di putaran bawah. Nah pas ane wawancarain dia sih gak tau soal fakta ini tapi pas ane lihat, wah ternyata dia memilih kenalpot berleher pendek. Wah pas banget dong untuk melibas trek 800 yang membutuhkan putaran atas yang baik!
4.Klep dan Noken As
Noken as adalah pengatur masuk dan keluarnya bahan bakar dan sisa pembuangan, sehingga cukup berperan besar dalam mendongkrak tenaga, untuk pemilihan noken as dia tidak tahu sih durasi noken asnya tapi pake yang aftermarket dan abang bengkelnya sih bagus. Sementara klepnya pilih klep gajah milik Sonic untuk membantu derasnya kucuran bensih dari karburator RX-King.

5.Saringan Angin dan Gear ratio
guna dari sebuah gir, selain buat tawuran adalah untuk menyambungkan rantai untuk menggerakan motor. Dia lagi-lagi lupa berapa rasio girnya tapi yang pasti pakai yang berat. Yang satu lagi adalah modifikasi paling murah meriah dan berbahaya yaitu melepas saringan angin biar udara yang masuk makin plong! memang bahaya sih tapi yang namanya gila kecepatan dan cuma dibake buat iseng-iseng dikomplek ya boleh lah!

Sebenarnya masih banyak yang bisa dilakukan terhadap kelinci percobaan kita ini, tetapi berhubung terbentur biaya ya belum dilakukan. Ada beberapa langkah yang dekat ini bakal dilakukan seperti bore up dengan seher Thunder dan pemasangan kopling manual. Sebenarnya bore up cukup sulit dilakukan terhadap Shogun dan Smash karena pen 14 yang jarang digunakan, papas piston juga bisa dilakukan tetapi tidak dilaksanakan karena bisa memaksa dia untuk membeli Pertamax dan juga ancaman overheat!



Si-Kebo yang kenceng banget!

Senin, 01 Oktober 2012

Supra X 125 kalahkan Jupiter Z bore up di Kenjeran

Yak bung semoga bukan cuma ane yang mikir bahwa Indoprix itu lebih seru dibandingkan Moto GP, soalnya ane pernah ngomong gitu di depan temen ane yang juga suka motor diketawain gan, kacaw nih. Ane emang lebih suka balapan undepbone karena terkesan lebih seru bagaimana pembalap dan mekanik bisa membuat mesin 110cc atau 125cc berlari kencang, apalagi kecintaan ane terhadap balapan Indonesia. Apa lagi kan kita tahu dan pernah mencoba semua motor yang ada di Indoprix, paling yang belom ane coba cuma Kawasaki Edge.
Behubung kemaren hari minggu Indoprix ditayangin di TV One, sekitar jam 3.00 sore ane nonton dan emang seru banget sih. Line up motor-motornya sih biasa untuk kelas 110: Blade,JupiterZ,Titan, dan Edge sementara untuk kelas 125 ya Supra,Shogun,Athlete dan Jupiter Z bore up. Yang menarik selama pertandingan ane mendengar beberapa kali komentator menyebutkan bahwa Supra X 125 dan Honda Blade yang dipacu oleh pembalap-pembalap sudah menggunakan sistem injeksi sementara si raja roadrace Jupiter Z masih menggunakan sistem karburator. Yang terlintas di otak ane adalah betapa serius dan cepatnya riset pabrikan Sayap buntung untuk motor balapnya, selain itu juga Yamaha yang riset NJZ atau NJZ1 nya sangat lama dan sepertinya mulai bisa di saingi oleh pasukan Blade dan Supra dari honda. Kalau melihat kelat 110 sih hasilnya Race 2 IP110 - 1.Rafid Topan#50, 2.Hadi Wijaya#12, 3.Hendriansyah#76 semuanya Jupiter Z dan belum bisa diladeni oleh Blade yang katanya punya masalah terutama di sistem pelumasan dan pendinginan bahan bakar. Sementara untuk Race 2 IP125 - 1.Denny Triyugo#96, 2.Rafid Topan#50, 3.Hendriansyah#76 yang mengejutkan diantara 4 Jupiter Z di 5 besar terselip sebuah Supra X 125 dan yang mungkin bisa bikin gak bisa tidur adalah Supra X yang ditunggangi Denny Triyugo itu berada di posisi pertama! Rafid topan sendiri sudah dengan luarbiasa mendominasi balapan sampai last lap dia berhasil dikelabui Denny Triyugo dan batal deh Yamaha podium tanpa celah di race 2 Kenjeran. Sementara Athlete dan Shogun sendiri masih belum bisa podium untuk menyaingi lincahnya sasis Jupiter Z dan canggihnya sistem mesin Supra X 125.
Yang menarik adalah bagaimana Supra X 125 bisa menaklukan Kenjeran, padahal seperti yang kita tahu Kenjeran memiliki tikungan-tikungan yang sulit dan cocok untuk sasis Jupiter Z. Kemungkinan besar sui Arm, bisa pakai punya Jupiter Z atau Blade dari motor ini diganti karena di beberapa artikel di Motorplus Supra X balap digani armya bahkan Sasisnya juga diganti untuk bisa menyaingi Jupiter Z. Begitu juga dengan sistem bahan bakarnya yang sudah menggunakan PGM-FI dan menurut pengalaman ane sih secara ane pengguna HSX PGM-FI memang jika menggunakan sistem ijeksi. Jadi mungkin perpaduan mesin yang baik diputaran bawah dan sasis baru menjadi perpaduan ampuh melibas sirkuit penuh kelokan tajam. Nah yang ane sayangkan adalah lambannya Yamaha untuk riset NJZ1 yang standarnya sudah bagus, menurut saya Jupiter Z sudah mulai ketinggalan jaman dan kepercayaan orang terhadap NJZ1 bisa saja turun jika tak kunjung turun balap.Padahal kan slogan Yamaha 'Semakin Didepan' seharusnya mereka menjadi paling depan dalam pengembangan teknologi balap!
Jupiter Z 110 Rafid Topan yang juara kelas 110!
Supra X 125 Denny Triyugo yang mengacaukan pesta Yamaha!
gambar diambil dari motorplus

Kamis, 30 Agustus 2012

Perbedaan performa 2-tak dan 4-tak makin kecil

Yak bung ane emang hobi iseng-iseng nge search tentang motor, terus tiba-tiba ada ide untuk nge search 'Jupiter Z Indoprix' karena penasara gimana sih taji motor kesukaan ane di kejuaraan yang katanya paling kompetitf se Asia, gimana enggak yang level internasional aja belom boleh eh di Indoprix udah boleh pake kenalpot titanium. terus tiba tiba ada artikel menarik tentang Indoprix. Di situ dituliskan bahwa memang motor-motor di Indoprix makin menggila, yang menarik adalah rekor Rapid Topan di Sentul. Yaup rekor Rapid Topan dengan Jupiter Z bore up 125cc (1 menit 53 detik) hampir mengalahkan rekor waktu di Sentul dari kelas 2-tak 115cc yang dicatatkan oleh kakaknya sendiri Rapid Poppy (1 menit 51 detik), padahal Rapid Poppy menggunakan sebuah Cagiva Stella 115R yang diproduksi di Thailand merek Italia dan bermesin tegak.
Yup Jadi kesimpulannya motor 4-tak sudah bisa menyaingi motor-motor 2-tak biarpun memiliki beda 15cc tetapi tetap saja sebuah lonjakan yang besar. biasanya untuk menyaingi motor 2 langkar motor 4 langkah harus memiliki perbedaan besar seperti di Moto GP awal abad 21 agar tetap kompetitif motor 4 langkah diberi hak untuk memiliki kubikasi lebih besar sampai 400cc.
Secara performa memang mesin 2 langkah seharusnya lebih baik namun lebih boros. Dikarenakan oleh siklusnya mesin 2-tak hanya memerlukan 2 langkah untuk sekali pengapian. Berbeda dengan mesin 4-tak dimana olinya terpisah dan memiliki 4 langkah yaitu intake,kompresi,daya, dan pembuangan. Sedangkan 2-tak hanya memerlukan dua langkah karena intake dan pembuangan di saat yang bersamaan. Jadi pembakaran dari mesin 2 langkah di RPM yang sama kemungkinan besar 2 kali lebih sering melakukan pengapian dan intake yang membuatnya lebih boros bbm, tapi seringnya pembakaranjuga menghasilkan torsi yang sangat besar dengan stroke yang pendek. Kalau kita perhatikan biasanya motor 2 langkah menggunakan mesin over bore atau square engine contoh F1ZR bore x stroke: 52 x 52 atau  Ninja 150 Diameter x Langkah : 59.0 x 54,4 mm. Kalau motor 4 langkah strokenya pendek malah susah akselerasi palingan kalo mau kompresinya ditinggiin kalo nggak nasibnya kaya CS1 0-60 km/jam perlu 5,59 detik, padahal Supra X 125 PGM-FI yang mesinnya horizontal cuma 5,52 detik.
Tapi masalahnya adalah kalau saya rasa 2-tak sudah sulit untuk bisa dijadikan barang dagangan karena isu global warming yang membuat standar emisi euro 3, jangankan 2-tak kalo udah euro 3 motor 4 tak karburator aja susah banget mau lolos. Belom lagi karena doyannya dua tak terhadap bensin biarpun gak separah matic karburator.  Tapi menurut ane juga ya, 2 tak tuh karena saking simplenya Ninja 150 yang sekarang tuh udah mentok teknologinya, kalo 4 tak kan bisa di kasih injeksi dan kalo dioprek bisa diatur klepnya, kalo 2-tak gak bisa di kasih injeksi dan kalo buat balap boro-boro pengaturan klep buat nyari torsi ato tenaga klep aja gak punya.
Yang paling ane sorot sih ente2 pada sadar gak sih kalo motor 4 tak sekarang performanya udah bisa nyaingin gak percaya nih dah ane beberin satu satu:

Jupiter Z1:                                                VS                F1ZR
 tenaga maximal :10,6PS   @ 7750 RPM              Power Maksimal : 10,7ps@7500rpm

 torsi maximal:1,01 kgf.m  @ 6500 RPM              Torsi Maksimal : 1,10 KGF.M@6500 rpm

Nah abis liat itu baru dah ane nyadar ternyata Jupiter Z1 itu tenaganya lebih mirip kaya F1ZR dibandingin Jupiter Z, ya bedanya cuma tipis dan F1ZR punya mekanisme 'kopling banci'.






2. Satria F150:Tenaga maksimum:16PS        vs     Satria R120:tenaga maksimum:13,5PS
                       Torsi maksimum:1,27kgm.f                               torsi maksimum:1,50 kgmf


Satria F150 dengan mesin DOCHnya memang unggul di tenaga mungkin juga karena cc nya yang jauh lebih besar namun kalah seperti umumnya motor over bore pasti akan kalah di torsi apa lagi dibandingkan dengan motor 2 langkah.
Yak memang perlu kelebihan setidaknya 25-40 cc bagi sebuah motor 4 tak untuk menyaingi torsi maupun tenaga motor 2 tak. Nah salah satu alasan saya suka Jupiter Z1 adalah karena performanya yang diatas rata-rata bebek 110 4 tak bahkan bisa sebanding dengan F1ZR. Tapi mungkin dalam 5 atau 10 takun kedepa manusia akan bisa membuat motor 4-tak dengan tenaga dan torsi sebesar 2-tak, lagi pula masih banyak yang bisa dieksplorasi dari jenis mesin 4 langkah.





SO JANGAN SEDIH DITINGGAL JAMAN 2-TAK KENCANG SEKARANG JAMANNYA 4 TAK KENCANG!


Harapan dari masyarakat yang tidak dikabulkan Yamaha


Yak bung ngobrolin pabrikan kesukaan ane yuk yup Yamaha, gak tau kenapa ane suka banget ama pabrikan garputala ini, padahal motor-motor 4-tak nya larinya bisa disaingin ama pabrikan tetangga dan tidak teralu special mesinya, pas Suzuki dan Honda udah melahirkan mesin DOCH pabrikan ini hanya menelurkan motor SOCH 4 valve. Tapi mungkin yang bikin ane suka mungkin bodynya yang garisnya lebih tajam dan lebih cocok aja ama mata ane, ditambah lagi dengan kesuksesan mereka di dunia balap lewat Moto GP dan Jupiter Z yang merajai kelas underbone. Tapi  jujur saya kecewa nih ama Yamaha Indonesia yang beberapa kali mengecewakan penggemarnya karena terkesan kurang ‘all out’ *no offense. Coba ane beberkan beberapa kasusnya.
1.New Jupiter MX Injeksi                                                                                                                     
Saat ada rumor Jupiter MX bakal diluncurkan yang baru dan memang benar beberapa tahun lalu lahirlah New Jupiter MX . Kalau dilihat spesifikasinya sih cukup lumayan lah, sudah 5 speed biar gak kalah sama CS1 dan FU, basisnya sih masih gak teralu jauh malah menjadi heboh dan membahagiakan bagi penggemar Yamaha yup fitur dual disk brake. Jupiter MX pun menjadi motor dengan disk brake belakang pertama yang dihasilkan oleh Yamaha di Indonesia ya cukup memuaskan lah buat masyarakat. Sampai  saya dan mungkin beberapa orang langsung kecewa seketika saat melihat pemasok bensinnya, yup masih karburator! Saya sih sangat menyayangkan keputusan Yamaha saya rasa sangat disayangkan jika sebuah  bebek super masih karburator, padahal jika Yamaha berani menggunakan system injeksi mungkin saja si itik bisa ‘mengcounter’ Satria FU. Tapi sepertinya 2 tahun lalu sangat berbeda dengan sekarang protes media tekesan tidak teralu kecewa,  bayangkan jika kasus itu sekarang pasti bakal jadi bahan cibiran motor baru 2012 kok karburator.
2. V-Xion full fairing
Ini  salah satu yang paling heboh saat di India nongol Yamaha YZF-R15 ato ane libih suka bilang V-Xion India . Orang Indonesia mungkin pengen juga jujur  ane sih juga naksir ama bodynya yang mirip R-1, bahkan ampe dari Facebook juga mendukung Yamaha memasukan motor ini. Cuman ya gimana Yamaha berpegang teguh pada istilah ‘don’t change the winning team’ kalau seandainya Yamaha ngenyuntik mati V-Xion yang lagi menikmati masa jaya teralu berbahaya nanti senasib ama Suzuki yang ngebunuh Shogun 110 lagi, kalau mau ditandemin juga gak mungkin wong sama persis kok Cuma beda upgrade ECU,6 speed,disk brake dan fairing kok. Ya mau apa lagi Yamahanya gak berani kok, jadinya yang pengen punya YZF-R15 pada Cuma bisa beli V-Xion terus dikasih fairing dari fiber made in abang-abang dan disk brake abal-abal kalo mau ganti gearbox ama ECU rada susah kali ya….
3.Jupiter Z1 Dual Disk Brake
Dasarnya sih gak ada yang kecewa ama bebek injeksi Yamaha di Indonesia ini, memuaskan kok sesuai standar ekspektasi masyarakat sekarang. Malah motor ini bisa dibilang melebihi ekspektasi kita Sebuah motor 115cc dengan lonjakan teknologi yang tinggi dari pendahulunya tenaganya saja sampai 10PS bahkan melebihi motor-motor kelas 125cc. Lonjakan teknolgi yang sangat tinggi jelas terjadi pemasok bahan bakar inkjeksi, YZ crankshaft dan lain-lain membuat tenaganya jauh berbeda dengan pendahulunya apalagi dibandingkan NJZ. Tapi ada dua hal yang bikin saya dan mungkin kita agak kecewa yup sticker khas Moto GP tidak ditempelkan Yamaha diatas bebek balapnya ini, padahal jika ditempelkan pasti akan tekesan keren sekali dan mendogkrak penjualan, mungkin karena Yamaha takut dituding mengikuti taktik penjualan Honda. Yang satu lagi sepertinya paling mengecewakan untuk sebuah  motor diatas  15 juta rupiah yaitu fitur dual disk brake, memang tidak sangat parah untuk kelas 115cc tapi kalau melihat Blade sudah memiliki fitur itu sepertinya dapat mengganggu pemilihan orang, secara 10PS gitu nanti kalo lagi ngebut gubrak lagi…hehehe………..
4.Next V-Xion 6-speed
Bro-bro sering kan baca tentang next V-Xion banyak yang ngarep bahkan nebak motor yang kelihata gambot  ini memiliki transmisi baru 6-speed layaknya Satria F150 atau CBR 150R. Tapi ane baca dari Otomotifnet ada indikasi dari petinggi Yamaha itu sendiri bahwa V-Xion bakal tetap 5-speed. Cukup disayangkan badahal sekarang ekspektasi masyarakan terhadap motor  150cc kan sudah naik tidak bisa hanya mengandalkan fitur injeksi. Tapi ya namanya keputusan pabrikan biar masyarakat yang menentukan pilihannya saja, apalagi motor sport injeksi murah bakal makin diramaikan oleh si Honda trails.
Yak demikian dari saya kalau ada yang ngaco mohon tidak marah!

Minggu, 05 Agustus 2012

Komparasi Motor-Motor Indonesia vs Malaysia

Yak saudara-saudara mumpung ane lagi bosen terus iseng banget pengen baca-baca dan bikin nih otak kerja dan juga karena udah bosen dengan motor-motor dalem negri tiba-tiba ada ide buat liat-liat website resmi dari negri lain, ya yang paling deket ya Malaysia. Terus mulai deh ane buka situs-situs resmi tuh negara yang ane kunjungin ya pabrikan Jepang kaya Yamaha dan Honda. Terus mulai muncul ide cari-cari perbedaan motor Malaysia dan Indonesia yang memiliki basis sama dari kedua pabrikan tersebut. Yang menarik ada 3 dan ane lagsung rangkum aja ya...

Jupiter Z1 vs Lagenda
Jika diIndonesia dikenal dengan nama Jupiter Z di Malaysia motor yang satu ini dinamai Lagenda 115 Z dan ketika tulisan ini dibuat di Indonesia sudah keluar Jupiter Z1 sementara di Malaysia motor yang satu ini masih mengandalkan mesin karburator yang sama seperti Jupiter Z 115. Uniknya di Malaysia tidak ada varian Vega ZR seperti di Indonesia jadi Lagenda Z di plot sebagai bumper produk sementara Leagenda ZR di plot sebagai bebek mid end layaknya Jupiter Z di Indonesia.Lagenda sendiri memiliki basis dan mesin yang hampir sama persis dengan Jupiter Z bedanya Jika Lagenda Z mirip sekali dengan Jupiter Z SW Lagenda ZR memiliki beberapa upgrade dibandingkan Jupiter Z ditambah dengan velg biru dan shock breaker yang sudah menggunakan tabung. Kalau mesin sih jelas mesin karburator Lagenda yang sama seperti NJZ tidak bisa menyaingi Jupiter Z1 milik kita yang sudah injeksi mungkin Lagenda injeksi dengan mesin Jupiter Z1 akan keluar dalam waktu dekat.Oh iya hampir lupa salah satu perbedaan dari kedua motor ini adalah jika Lagenda masih pakai cakram 2
LagendaZRJupiter Z1

Honda Wave 125X Ultimo vs Supra X 125:
Yak bung bayangkanlah Jika HSX 125 yang bodynya udah bosenin dipakein baju Revo 100 yang sporty banget itu loh, yak jadilah sebuah Honda Wave 125 Ultimo dari Malaysia. Mesin sih 11-12 sama mesin Karisma yang di HSX, tapi ada juga kok perbedaan mesinnya yup kompresinya yang menyentuh angka 9,3:1 sedangkan HSX sendiri cuma main di angka 9,0:1 mungkin karena kualitas bensin diana yang lebih baik dibandingkan di sini. Sementara body persis banget sama Revo 100 yang keren banget beda sama yang disini yang terkesan kalem. tapi kita harus bersukur memiliki Supra X karena motor ini memiliki kelebihan di sistem pengereman dengan dual disk brake sementara Wave masih pakai tromol buat rem belakang.

Rabu, 25 Juli 2012

Supra X 125 waktumu untuk facelift


Yak pertama tama assalamualaikum dulu dah buat semua pembaca Adler’s Engine™ ya mumpung lagi puasa enak nih nulis-nulis pendapat dan ilmu ane yang semoga berguna dan jadi pahala buat kita semua. Yak bro-bro pasti setuju dong kalo yang namanya masuknya produk baru bakal merubah yang namanya peta penjualan, apa lagi di bidang otomotif yang konsumenya lebih selektif dan berpikir jangka panjang. Bahkan Cuma facelift saja tanpa merubah mesin sudah bisa mengatrol penjualan cukup hebat seperti kasus Honda Blade yang sekarang bikin kocar kacir Yamaha yang Jupiter Z yang tadinya penguasa pasar tunggal terancam. Nah hukum alam adalah aksi-reaksi juga terbukti aksi Honda membuat Yamaha mengambil reaksi. Jupiter Z yang terancampun dirombak total oleh pabrikan garpu tala dan ternyata cukup ekstrem. Memang cc masih sama seperti yang dulu namun dengan teknologi dan spesifikasi yang menyamai atau bahkan melewati spesifikasi motor-motor kelas 125, Yang membuatnya terkesan menebus dosa lama Yamaha yang menggunakan mesin Vega untuk Jupiter Z. Dari tenaganya yang sampai 10ps dan masih 115cc cukup menunjukan bahwa misi yang diusung bukan hanya untuk membantai kelas 115cc Honda dan Suzuki tapi juga kelas 125cc pabrikan barusan. Hal lain yang menunjukan indikasi ini adalah harga yang dipatok diatas harga temahal varian 115cc lainnya dan dibawah ‘pahe’ kelas 125 varian tetangga, mungkin dua hal yang membuat Yamaha membore up Jupiter Z adalah karena takut mengulangi ‘kesalahan’ Suzuki dulu dan adanya kemungkinan bisa menimbulkan ‘kanibal’ dalam penjualan dengan Jupiter MX 4 speed.
 Nah barusan adalah skema Yamaha targetnya tentu yang memiliki penjualan diatasnya yaitu Blade dan HSX, namun yang menarik bagi saya adalah bagaimana Honda menyelamatkan ‘si raja motor bebek’. Menurut ane ada baiknya buat Honda melakukan major facelift terhadap motor yang satu ini saya yakin sekali bukan Cuma saya yang merasa bosan dengan model dua lampunya yang sangat kalem dan cukup terkesan ‘bapak-bapak’. Walapun Honda sering mengubah sticker bertuliskan R nya yang keren banget tapi yang ngak mengurangi ke bosanan ane dan kebanyakan temen ane. Motor macam HSX125 ini memang sangat menguntungkan pabrikan bayangkan saja umurnya sangat  panjang tanpa perubahan lekuk body yang tidak mengharuskan pabrikan untuk membuat cetakan baru yang ‘makan duit lagi’ yang juga menghemat ongkos produksi. Yang lebih hebatnya adalah mesin yang dipakai juga masih sama pesis seperti yang digunakan oleh Karisma 125 yang memungkinkan ‘common part’, jadi Honda tidak perlu membuat cetakan mesin baru dan tidak usah terus membuat spare part motor lamanya dan membuat part motor barunya secara bersamaan. Mesin Karisma sendiri memang terkenal bandel,awet, hemat dan sangat cocok untuk pengguna motor di Indonesia, mungkin karena itu HSX jadi menarik karena mesinnya sudah teruji dan terbukti bagus jadi biarpun teknologi pas-pasan dari jaman Karisma, tapi kalau kita membelinya tidak aka nada rasa takut terhadap ‘produk gagal’ atau perawatan yang susah kalau kita membeli mesi yang benar-benar baru. Tapi ya rasa bosan masyarakat itulah yang bisa menjatuhkan HSX apa lagi ada lawan baru yaitu NJZ1 yang sepertinya sudah naik kelas. Ada baiknya bagi Honda untuk mengubah total body HSX dan untuk kebutuhan balap mungkin perubahan pada ‘garpu’ dari motor ini sendiri yang memang banyak pembalap yang tidak suka jika Honda mau menambahkan kepedulian terhadap ajang road race. Menurut saya lagi alangkah bainknya jika major faceliftnya tidak menghilangkan garis dasar HSX yang bergaya kalem dan elegan karena selain cukup disukai dan saingannya kebanyakan menarik garis sporty. Sementara untuk mesi alangkah baiknya jika masih menggunakan basis mesin yang sekarang dengan beberapa penambahan teknologi seperti EFT, piston fogged, penutup seher model baru (seperti Blade dan Revo), menghidupkan lagi versi injeksi dan menambah kompresi (ngarep),agar motor dengan torsi paling besar di kelasnya ini makin menarik dan tidak kalah dengan motor dengan kelas lebih rendah seperti Blade yang mengaplikasikan tutup seher persegi dan EFT.
Tapi kemungkinan meluncurkan HSX major facelift dalam waktu dekat kemungkinan sangat kecil apa lagi belom penah ada kabar soal ini,ditambah lagi penjualan HSX yang masih sangan baik. Ini cuman merupakan saran dan pendapat ane buat Honda, tapi kalau seandainya ekspektasi Yamaha tercapai yaitu membuat penjualan Jupiter Z1 dapat melebihi atau bahkan menginggalkan jauh Supra X 125, atau Suzuki berhasil membangunkan Shogun atau Axelonya yang sudah tertidur cukup lama Honda bisa saja mengambil keputusan yang barusan ane jelasin. Kecuali emang Honda berani naikin taruhan dengan melakukan major facelift sebelum kedua hal tersebut terjadi kalo berhasil yang pasti gede tapi kalo kalah ya Bandar bisa ngejatohin pasar salah satu motor Honda dengan penjualan terbesar.
Yak segini aja ya dari ane……………..



 VS.

Selasa, 17 Juli 2012

Harga Jupiter Z1 14,3 juta... Mau lawan Supra X?

yak saudara-saudara Yamaha akhirnya mengeluarkan harga buat Jupiter Z 115 cc untuk versi spoke wheel (velg standar) akan dilepas seharga 14,3 juta sementara yang cast wheel (velg racing) akan dilepas seharga 15,1 juta rupiah.Melihat dari penjualan NJZ sendiri versi SW bakal sangat kecil penjualanya dibandingkan yang CW, mungkin karena kalau beli yang SW lebih baik beli Vega ZR sekaligus. Tapi saya menyayangkan tingginya harga varian CW kalau orang melihat angka 15,1 juta akan terasa mahal untuk sebuah bebek 115cc andaikan harganya disetel di angka 14,9 juta pasti akan jauh terasa lebih murah. Sedangkan harga versi SW adalah 14,3 juta yang di sayangkannya lagi adalah jauhnya harga yang versi SW dan CW jika saya bayangkan rasanya cukup 600 ribu rupiah sebagai tambahan untuk velg racing apa lagi tidak ditambah disk brake belakang. Tapi mungkin ini strategi dari Yamaha agar Jupiter Z1 lebih mengarah ke HSX setidaknya sengacaukan pasar Supra X 125D kalau yang 125R mungkin akan dilawan oleh Jupiter MX 4 speed. Nah kalo udah gini saran ane buat Yamaha adalah bikin Vega ZR yang CW buat nyaingin Revo 110 lagi pula jarak spesifikasi Vega ZR dan Jupiter Z1 sudah terhitung jauh kok, bikin Jupiter Z pake sticker moto gp kaya yang dipake ama Lorenzo, dan yang terakhir ya bikin semua varian Jupiter dengan dual disk brake....


tuh keren kan vega pake velg racing!














nah kalo keluar Jupiter Z1 yang macam gini terus pake cakram belakang bisa apa Blade!!










Semoga membantu!!!!

Senin, 16 Juli 2012

Motor 'Collector Item' Murah part1

Yak saudara-saudara pasti pernah kan denger yang namanya collector item, itu loh maksutnya barang-barang langka yang sering dijadiin koleksi ama orang. Nah buat anda yang ogah mainstream ato males pake barang pasaran nih ane kasih list motor-motor yang bisa dijadiin motor-motor koleksi ato motor langka buat harian. Biar gampang nyarinya di parkiran, biasanya sih motor yang gak laku padahal cukuo bagus ato masa produksinya yang sangat pendek.

1.Jupiter Z cast wheel
Kalo jupiter Z yang NJZ,Jupiter Z burhan, Ato Jupiter Z1 udah sering banget lihat kan malah udah hampir bosen karena cast wheel adalah salah satu dari sedikit pembeda Jupiter Z burhan dan new Jupiter Z dari varian Vega di angkatannya. Tapi jarang kan ngeliat Jupiter Z generasi pertama yang cast wheel tapi bukan yang modifan. Memang Jupiter Z sejak jaman Jupiter tidak memiliki varian CW. Sampai akhirnya tahun 2004 motor komeng ini diberikan versi CW namun baru satu tahun Jupiter Z generasi pertama memiliki varian velg palang Jupiter Z burung hantu sudah meluncur pada 2005. Alhasil baru setahun varian ini dijual sudah discontinue, ciri-ciri dari motor langka ini adalah lampu belakang yang lebih sporty dibandingkan versi SW. Kalau mau motor ini biasanya ditebus dengan harga 6-7 juta tergantung kondisi.




lampu belakangnya beda sama yang SW






2.Betik
Betik atau bebek metik seperti Lexam atau Revo AT tentunya adalah produk baru yang hadi setelah hadirnya maticharapannya adalah memberikan inofasi baru atau matic bergaya sporty. Tapi hasilnya parah masyarakat tidak menyukainya dan penjualannya terhitung gagal hingga keduanya discontinue dan seandainya masih ada penjualannya palingan hanya menghabiskan stok di gudang dan dealer. Jadi buat yang kepengen bisa nemu yang baru di dealer (kalau beruntung) atau beli yang second biarpun perlu usaha karena langkanya nih motor namun jika nemu kemungkinan harganya terjun bebas.