Tampilkan postingan dengan label yamaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yamaha. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Desember 2012

Mari Kita Hitung Power-To-Weight-Ratio Part1 (underbone)

Yak bung mungkin beberapa dari anda pernah denger istilah power to weight ratio atau dalam bahasa Indonesianya kira-kira rasio tenaga per berat.Jadi cara ngitungnya adalah power dibagi dengan berat sehingga jadinya PS/KG semakin besar angkanya semakin baik. Sesuai logika semakin enteng si motor dan semakin besar tenaganya otomatis lari motor akan lebih spontan dan reaktif. Langsung hitung aja deh!

Power to weight ratio
Honda:
Motor (cc)                       Berat                Tenaga                     Power to weight ratio

1.Revo 110                      97KG              8,46 PS                     0.08721 PS/KG
2.Blade 110                     104KG            8,4 PS                       0.08076 PS/KG
3.SupraX 125Helm in FI  107KG           9,63 PS                      0.09       PS/KG   
4.Supra X 125                 105KG           9,3 PS                        0.08857 PS/KG
5.CS1 125                       114KG           12,8 PS                      0.11228 PS/KG

Yamaha:
Motor  (cc)                     Berat                Tenaga                       Power to weight ratio

1.Vega ZR  115              97 KG              8,16 PS                     0.08412 PS/KG
2.Jupiter Z1  115            102 KG            10,06 PS                   0.098627 PS/KG
3.Jupiter MX 135           109KG             12,44 PS                   0.11412 PS/KG

Suzuki:
Motor (cc)                     Berat                 Tenaga                      Power to weight ratio

1.Smash Titan 115         100 KG              8.4 PS                      0.084 PS/KG
2.Shogun Axelo 125      106 KG              9.6 PS                      0.09056 PS/KG
3.Shogun Axelo 125R   108 KG              10 PS                       0.092592 PS/KG
4.Satria F-150               95 KG               16 PS                       0.16842 PS/KG

Kawasaki:
Motor (cc)                   Berat                   Tenaga                     Power to weight ratio

1.Edge 112                 104 KG               8.42 PS                    0.08096 PS/KG
2.Athlete 125              104 KG               9.9 PS                      0.09519 PS/KG
3.ZX-130                   104 KG               10.01 PS                  0.09625 PS/KG

TVS:
Motor (cc)                 Berat                    Tenaga                      Power to weight ratio

1.Neo XR 110          101,5 KG              8,62 PS                      0.08492 PS/KG
2.Rockz 125             107 KG                 9,94 PS                      0.092897 PS/KG
3.Tormax 150           112 KG                 13.38 PS                     0.11946 PS/KG

Nah udah liat datanya kan? coba kita lihat yang paling besar PTWR nya:

115cc:  Jupiter Z1 (0.98627 PS/KG)
130cc:  CS 1 ( 0.11228 PS/KG)
150cc:  Satria F-150 (0.16842 PS/KG)
Best:  Satria F-150 ( 0.16842 PS/KG)
Worst: Blade 110 (0.08076 PS/KG)


Nah udah ane kumpulin tuh datanya gimana menurut anda-anda..... Tapi inget data tersebut gak semena-mena membuktikan bahwa si motor memiliki akselerasi yang kencang, selain tenaga tentu kita harus menghitung torsi,rasio gir dan banyak lagi. Tapi ya ini juga lumaya ngaruh lah......


Sumber website remi:Yamaha, Honda ,Kawasaki,Suzuki ,TVS 


Selasa, 06 November 2012

Motor Sport Dengan Design Terbaik



Yup kemaren kan udah ngobrolin tentang motor bebek dengan design terbaik tuh, sekarang gimana kalo ngbahas motor sportnya…… oh iya kalo tentang V-Xion Lightning ama CB150R belakangan deh tunggu aja nanti ane bahas bareng topik Jakarta Motorcycle Show! Back to the topic yok deh kita mulai aja! Kalo yang bebek Cuma ane tulis yang ini ane tulis 6 deh biar gak bayak yang protes!
6.Kawasaki  Ninja 150RR
Mungkin motor dibawah 200cc yang paling dihormati di Indonesia bersama dengan Satria F-150 setelah tewasnya RX-King setelah life timenya yang sampai dua dekade lebih. Kalau Ninja 250 memang menurut kebanyakan orang lebih  ganteng sesuai harganya juga mungkin, tetapi soal ergonomic dan untuk dipakai harian Ninja RR lebih nyaman dan kurus. Kalau dilihat body Ninja RR yang paling baru memang kurus, tajam dan enteng cocok untuk orang yang ingin terlihat sporty, apalagi bobotnya yang ringan dibandingkan Ninja 250 membuat orang Indonesia mencintainya. Keindahan tampang luar juga ditunjang oleh tenaga yang mantap dair mesin dua langkahnya membuat suara bising tidak diperhatikan calon pembelinya. Namun yang saya peribadi sayangkan adalah kurang jagonya geng ijo member perpaduan warna dan sticker yang indah….
5.Honda CBR 150 Karburator
Tadinya sih nomor 5 pengennya CBR injeksi, Ninja 250 ato gak Tiger Super Cruiser tapi tiba tiba inget body cungkring ganteng khas CBR 150 dengan dual headlamp garangnya. Sebenarnya sih ini motor tidak masuk Indonesia alias salah satu korban kepelitan AHM senasib dengan Sonic 125 yang malah jadi CS1. Tapi biarpun motor ini gak masuk Indonesia tetep kok kita gapang nemuinnya tapi karena banyak yang rela bayar mahal buat dapetin DOCH Honda ini dari IU, kalo gak mampu beli yang asli dari IU pabrikan mocin juga banyak kok yang ngejipalak bodynya. Kalau kita lihat bodynya jauh lebih kurus dibandingkan dengan versi injeksi  malah terlihat lebih sporty dan pantes balapan, seluruh tubuh cungkring nan manis tapi agak gagah dengan headlamp yang aduhai!  Namun sebenarnya pamornya agak anjol akibat ulah mocin yang mengkopi bodynya jadi susah dibedakan dari jauh, tapi ‘beauty from the inside’ mesin DOCH racikan Honda, gak ada deh mocin yang nyamain larinya biar bodynya sama!
4.Yamaha V-Xion Lightning
Mungkin karena memang masih segar atau memang desighnnya atraktif V-Xion memang pantas mendapatkan peringkat ke4 di perbandingan ini. Tampangnya lebih gagah dan jauh berbeda dibandingkan V-Xion yang lama, walaupun mengandalkan sasis yang sama dengan permainan plastik Yamaha berhasil menciptakan sosok yang lebih berotot.Yang lebih keren lagi adalah speedometer baru yang terkesan lebih fresh dengan tambahan speedometer digitalnya, menggantikan speedometer analog lama yang sudah membosankan.  Walaupun sempat jadi bahan ejekan di Blog dan Wordpress akibat spy shotnya yang kurang ganteng ternyata permainan warna dan sticker Yamaha berhasih mengubah pandangan saya. Mesin juga memiliki injeksi baru yang mendongkrak tenaganya menjadi 15PS, Cuma beda 1PS dari Satria yang DOCH, disk brake belakang juga menjadi nilai tambah dibandingkan versi lama. Andai saja transmisinya sudah 6 speed seperti tetangganya mungkin ini sudah menjadi motor yang hampir sempurna, mungkin Yamaha torsi V-Xion sudah cukup kuat untuk melesatkan motor walaupun perbandingan atar girnya tidak serapat motor 6-speed.
3.Honda CB150R
Yak Honda memang jago ngumpetin motornya dari spy shot dari awal isunya sampai dipajang terang-terangan di pameran gak ada spy shotnya. Tapi pas nongol udah keren, udah pake sticker dan perpaduan warnanya sudah keren kok. Tampaingnya dan gayanya sih mirip V-Xion yang baru, sepeertinya Honda benar-benar berniat menabu perang melawan V-Xion. Bodynya kekar mirip new Mega Pro namun lebih terkesan mengotak, gagah dan sporti, apa lagi di tambah seperti trails yang melindungi mesinnya. Untuk mesin Honda benar-benar ingin melebihi  V-Xion, Mesin CBR-150 dijebloskan ke frame yang terkesan berotot, namun apa saja yang di downgrade belum dijelaskan oleh Honda.
2.Yamaha Byson
Barang siapa yang mendambakan motor sport yang sangat keren dan gagah, cocok untuk pria dan betah dengan akselerasi yang lemot pasti akan memilih motor ini. Dari jauh atau dilihat dengan seksama motor ini selalu memancarkan kegagahan, lampu besar, swing arm super besar, tanki yang besar dan gagah, buntut yang tajam, speedometer full digital dan blok mesin yang keren. Mungkin selain rem belakang yang masih tromol Byson adalah motor yang sempurna. Namun dibalik keindahan Yamaha dalam memainkan fitur, kaki-kaki dan plastik Byson punya banyak kekurangan di bidang mesin, mesinnya masih SOCH 2 klep hanya menyemburkan 13 PS begitu juga dengan torsi puncak yang kecil dan baru bisa diraih di rpm tinggi dan absennya DiaSil silinder dan Fogged piston juga membuat performa Byson terbanting saudara kurusnya.
1.RX-King
Segagah-gagahnya Byson dan motor yang saya sebutkan barusan tidak ada yang bisa menyaingi tampang gagahnya motor yang designnya tidak termakan waktu ini. 20 tahun lebih dari produksi pertama sampai terakhir garis bodynya tidak teralu banya beubah, masih boxy terkesan kuno namun gagah dan sporty. Ditambah lagi dengan bentuk tangki yang mengotak seperti lampunya yang terlihat seperti mengintai mangsa, sasih dan blok mesin dua taknya juga menjadi keindahan sendiri. Pokoknya desighn RX-King samngat tidak termakan jaman, terkesan kokoh, angkuh dan sporty. Apalagi ditambah mesin yang sangat baik untuk jamannya dan karburator yang juga menjadi incaran modification. Pokoknya gak ada yang nyamain karisma dan keangkeran sang Raja.
Yak segitu aja deh dari ane makasih, jangan lupa tungguin yang matic ya………..

Senin, 01 Oktober 2012

Supra X 125 kalahkan Jupiter Z bore up di Kenjeran

Yak bung semoga bukan cuma ane yang mikir bahwa Indoprix itu lebih seru dibandingkan Moto GP, soalnya ane pernah ngomong gitu di depan temen ane yang juga suka motor diketawain gan, kacaw nih. Ane emang lebih suka balapan undepbone karena terkesan lebih seru bagaimana pembalap dan mekanik bisa membuat mesin 110cc atau 125cc berlari kencang, apalagi kecintaan ane terhadap balapan Indonesia. Apa lagi kan kita tahu dan pernah mencoba semua motor yang ada di Indoprix, paling yang belom ane coba cuma Kawasaki Edge.
Behubung kemaren hari minggu Indoprix ditayangin di TV One, sekitar jam 3.00 sore ane nonton dan emang seru banget sih. Line up motor-motornya sih biasa untuk kelas 110: Blade,JupiterZ,Titan, dan Edge sementara untuk kelas 125 ya Supra,Shogun,Athlete dan Jupiter Z bore up. Yang menarik selama pertandingan ane mendengar beberapa kali komentator menyebutkan bahwa Supra X 125 dan Honda Blade yang dipacu oleh pembalap-pembalap sudah menggunakan sistem injeksi sementara si raja roadrace Jupiter Z masih menggunakan sistem karburator. Yang terlintas di otak ane adalah betapa serius dan cepatnya riset pabrikan Sayap buntung untuk motor balapnya, selain itu juga Yamaha yang riset NJZ atau NJZ1 nya sangat lama dan sepertinya mulai bisa di saingi oleh pasukan Blade dan Supra dari honda. Kalau melihat kelat 110 sih hasilnya Race 2 IP110 - 1.Rafid Topan#50, 2.Hadi Wijaya#12, 3.Hendriansyah#76 semuanya Jupiter Z dan belum bisa diladeni oleh Blade yang katanya punya masalah terutama di sistem pelumasan dan pendinginan bahan bakar. Sementara untuk Race 2 IP125 - 1.Denny Triyugo#96, 2.Rafid Topan#50, 3.Hendriansyah#76 yang mengejutkan diantara 4 Jupiter Z di 5 besar terselip sebuah Supra X 125 dan yang mungkin bisa bikin gak bisa tidur adalah Supra X yang ditunggangi Denny Triyugo itu berada di posisi pertama! Rafid topan sendiri sudah dengan luarbiasa mendominasi balapan sampai last lap dia berhasil dikelabui Denny Triyugo dan batal deh Yamaha podium tanpa celah di race 2 Kenjeran. Sementara Athlete dan Shogun sendiri masih belum bisa podium untuk menyaingi lincahnya sasis Jupiter Z dan canggihnya sistem mesin Supra X 125.
Yang menarik adalah bagaimana Supra X 125 bisa menaklukan Kenjeran, padahal seperti yang kita tahu Kenjeran memiliki tikungan-tikungan yang sulit dan cocok untuk sasis Jupiter Z. Kemungkinan besar sui Arm, bisa pakai punya Jupiter Z atau Blade dari motor ini diganti karena di beberapa artikel di Motorplus Supra X balap digani armya bahkan Sasisnya juga diganti untuk bisa menyaingi Jupiter Z. Begitu juga dengan sistem bahan bakarnya yang sudah menggunakan PGM-FI dan menurut pengalaman ane sih secara ane pengguna HSX PGM-FI memang jika menggunakan sistem ijeksi. Jadi mungkin perpaduan mesin yang baik diputaran bawah dan sasis baru menjadi perpaduan ampuh melibas sirkuit penuh kelokan tajam. Nah yang ane sayangkan adalah lambannya Yamaha untuk riset NJZ1 yang standarnya sudah bagus, menurut saya Jupiter Z sudah mulai ketinggalan jaman dan kepercayaan orang terhadap NJZ1 bisa saja turun jika tak kunjung turun balap.Padahal kan slogan Yamaha 'Semakin Didepan' seharusnya mereka menjadi paling depan dalam pengembangan teknologi balap!
Jupiter Z 110 Rafid Topan yang juara kelas 110!
Supra X 125 Denny Triyugo yang mengacaukan pesta Yamaha!
gambar diambil dari motorplus

Kamis, 30 Agustus 2012

Harapan dari masyarakat yang tidak dikabulkan Yamaha


Yak bung ngobrolin pabrikan kesukaan ane yuk yup Yamaha, gak tau kenapa ane suka banget ama pabrikan garputala ini, padahal motor-motor 4-tak nya larinya bisa disaingin ama pabrikan tetangga dan tidak teralu special mesinya, pas Suzuki dan Honda udah melahirkan mesin DOCH pabrikan ini hanya menelurkan motor SOCH 4 valve. Tapi mungkin yang bikin ane suka mungkin bodynya yang garisnya lebih tajam dan lebih cocok aja ama mata ane, ditambah lagi dengan kesuksesan mereka di dunia balap lewat Moto GP dan Jupiter Z yang merajai kelas underbone. Tapi  jujur saya kecewa nih ama Yamaha Indonesia yang beberapa kali mengecewakan penggemarnya karena terkesan kurang ‘all out’ *no offense. Coba ane beberkan beberapa kasusnya.
1.New Jupiter MX Injeksi                                                                                                                     
Saat ada rumor Jupiter MX bakal diluncurkan yang baru dan memang benar beberapa tahun lalu lahirlah New Jupiter MX . Kalau dilihat spesifikasinya sih cukup lumayan lah, sudah 5 speed biar gak kalah sama CS1 dan FU, basisnya sih masih gak teralu jauh malah menjadi heboh dan membahagiakan bagi penggemar Yamaha yup fitur dual disk brake. Jupiter MX pun menjadi motor dengan disk brake belakang pertama yang dihasilkan oleh Yamaha di Indonesia ya cukup memuaskan lah buat masyarakat. Sampai  saya dan mungkin beberapa orang langsung kecewa seketika saat melihat pemasok bensinnya, yup masih karburator! Saya sih sangat menyayangkan keputusan Yamaha saya rasa sangat disayangkan jika sebuah  bebek super masih karburator, padahal jika Yamaha berani menggunakan system injeksi mungkin saja si itik bisa ‘mengcounter’ Satria FU. Tapi sepertinya 2 tahun lalu sangat berbeda dengan sekarang protes media tekesan tidak teralu kecewa,  bayangkan jika kasus itu sekarang pasti bakal jadi bahan cibiran motor baru 2012 kok karburator.
2. V-Xion full fairing
Ini  salah satu yang paling heboh saat di India nongol Yamaha YZF-R15 ato ane libih suka bilang V-Xion India . Orang Indonesia mungkin pengen juga jujur  ane sih juga naksir ama bodynya yang mirip R-1, bahkan ampe dari Facebook juga mendukung Yamaha memasukan motor ini. Cuman ya gimana Yamaha berpegang teguh pada istilah ‘don’t change the winning team’ kalau seandainya Yamaha ngenyuntik mati V-Xion yang lagi menikmati masa jaya teralu berbahaya nanti senasib ama Suzuki yang ngebunuh Shogun 110 lagi, kalau mau ditandemin juga gak mungkin wong sama persis kok Cuma beda upgrade ECU,6 speed,disk brake dan fairing kok. Ya mau apa lagi Yamahanya gak berani kok, jadinya yang pengen punya YZF-R15 pada Cuma bisa beli V-Xion terus dikasih fairing dari fiber made in abang-abang dan disk brake abal-abal kalo mau ganti gearbox ama ECU rada susah kali ya….
3.Jupiter Z1 Dual Disk Brake
Dasarnya sih gak ada yang kecewa ama bebek injeksi Yamaha di Indonesia ini, memuaskan kok sesuai standar ekspektasi masyarakat sekarang. Malah motor ini bisa dibilang melebihi ekspektasi kita Sebuah motor 115cc dengan lonjakan teknologi yang tinggi dari pendahulunya tenaganya saja sampai 10PS bahkan melebihi motor-motor kelas 125cc. Lonjakan teknolgi yang sangat tinggi jelas terjadi pemasok bahan bakar inkjeksi, YZ crankshaft dan lain-lain membuat tenaganya jauh berbeda dengan pendahulunya apalagi dibandingkan NJZ. Tapi ada dua hal yang bikin saya dan mungkin kita agak kecewa yup sticker khas Moto GP tidak ditempelkan Yamaha diatas bebek balapnya ini, padahal jika ditempelkan pasti akan tekesan keren sekali dan mendogkrak penjualan, mungkin karena Yamaha takut dituding mengikuti taktik penjualan Honda. Yang satu lagi sepertinya paling mengecewakan untuk sebuah  motor diatas  15 juta rupiah yaitu fitur dual disk brake, memang tidak sangat parah untuk kelas 115cc tapi kalau melihat Blade sudah memiliki fitur itu sepertinya dapat mengganggu pemilihan orang, secara 10PS gitu nanti kalo lagi ngebut gubrak lagi…hehehe………..
4.Next V-Xion 6-speed
Bro-bro sering kan baca tentang next V-Xion banyak yang ngarep bahkan nebak motor yang kelihata gambot  ini memiliki transmisi baru 6-speed layaknya Satria F150 atau CBR 150R. Tapi ane baca dari Otomotifnet ada indikasi dari petinggi Yamaha itu sendiri bahwa V-Xion bakal tetap 5-speed. Cukup disayangkan badahal sekarang ekspektasi masyarakan terhadap motor  150cc kan sudah naik tidak bisa hanya mengandalkan fitur injeksi. Tapi ya namanya keputusan pabrikan biar masyarakat yang menentukan pilihannya saja, apalagi motor sport injeksi murah bakal makin diramaikan oleh si Honda trails.
Yak demikian dari saya kalau ada yang ngaco mohon tidak marah!

Jumat, 10 Agustus 2012

Jupiter MX injeksi tergantung new V-Xion

Yak bung ane udah lama banget sih ngedenger isu tentang V-Xion yang bakal keluar yang baru menggantikan yang sekarang. Tampangnya sih menurut ane gak jelek juga, malah kesannya lebih gagah dan cocok banget buat laki-laki. Menurut saya gayanya sudah berubah drastis dari yang tadinya memiliki gari-garis mirip Jupiter MX dan badan yang kurus, sekarang malah jadi mirip Byson yang ganteng. Mungkin Yamaha ingin menciptakan perpaduan maut dengan menggunakan frame Delta Box dipadu dengan mesin berbasis V-Xion dan body yang dibikin gagah berotot milik Byson. Menurut rumor Yamaha juga mengupgrade sistem injeksi dengan CO2 sensor dan gear ratio baru 6 speed. Mungkin Yamaha sadar bahwa standar mesin kelas 150cc sudah bertambah dan 6 speed menjadi salah satu patokan.
Tapi apa hubungannya dengan Jupiter MX 135LC? Menurut ane sih banyak terutama kalau memikirkan nasib pasar kedua motor ini. Menurut saya sendiri jika ingin menciptakan pasar yang berjalan dengan baik tanpa mengorbankan salah satu produk seharusnya 'jarak spesifikasi' antara kedua motor tersebut harus berbeda jauh apa lagi kelasnya berbeda yang satu underbone dan yang satu lagi motor sport. Kalo di segmen yang sama mungkin masih wajar seperti yang terjadi pada NJZ dan Vega ZR atau Mio series yang banyak sekali dengan mesin yang benar-benar sama. Tapi jika dalam kasus Jupiter MX dan V-Xion jika saja menggunakan taktik common engine pasti hasilnya bakal kanibal.
Kalau sekarang sih pembeda paling jelasnya ya sistem pemasok bahan bakar dimana V-Xion sudah injeksi sementara MX masih mengandalkan karburator vacum. Pembeda lain adalah perbedaan bore yang menciptakan selisih 15cc. Bahkan setelah MX sudah 5 speed dan rem cakram V-Xion terkesan tersusul karena tromol yang masih nyantol di velg belakang vixi. Nah kalo dari spy shot sih udah pake disk brake dan isunya 6-speed.
Nah masalahnya adalah keunggulan utama vixi dibandingkan saudara-saudaranya (Byson dan MX) adalah sistem FI. Nah pilihan Yamaha adalah akankah mereka meluncurkan MX FI layaknya di Thailand atau menunggu 'deadline' Euro3. Menurut ane sih gak mungkin aja ya kalo MX FI diluncurin dalam waktu dekat karena upgrade vixi belum teralu extrem. Nah kalo udah waktunya Euro 3 gak mungkin lagi MX dan Byson pake karbu gimana? Nah menurut ane sih biar V-Xion selamat dari terjangan lawan dan kanibalisme temen sendiri, ya menurut ane ya jalan keluar terbaik ya pake full fairing ya kaya vixi India gitu deh kalo ane sih ngarepnya sekaligus DOCH (ngarep ya...). Yak intinya menurut ane secepet-cepetnya V-Xion jadi full fairing ato upgrade mesin dengan extrem secepet itulah Jupiter MX injeksi bakal keluar (kalo gak keburu jaman Euro 3 ya..).

Yak gitu lah prediksi ato malah harapan saya terhadap pasaran Yamaha kedepannya.



 Spark 135i Thailand gak secakep new MX tapi udah injeksi!

Minggu, 05 Agustus 2012

Komparasi Motor-Motor Indonesia vs Malaysia

Yak saudara-saudara mumpung ane lagi bosen terus iseng banget pengen baca-baca dan bikin nih otak kerja dan juga karena udah bosen dengan motor-motor dalem negri tiba-tiba ada ide buat liat-liat website resmi dari negri lain, ya yang paling deket ya Malaysia. Terus mulai deh ane buka situs-situs resmi tuh negara yang ane kunjungin ya pabrikan Jepang kaya Yamaha dan Honda. Terus mulai muncul ide cari-cari perbedaan motor Malaysia dan Indonesia yang memiliki basis sama dari kedua pabrikan tersebut. Yang menarik ada 3 dan ane lagsung rangkum aja ya...

Jupiter Z1 vs Lagenda
Jika diIndonesia dikenal dengan nama Jupiter Z di Malaysia motor yang satu ini dinamai Lagenda 115 Z dan ketika tulisan ini dibuat di Indonesia sudah keluar Jupiter Z1 sementara di Malaysia motor yang satu ini masih mengandalkan mesin karburator yang sama seperti Jupiter Z 115. Uniknya di Malaysia tidak ada varian Vega ZR seperti di Indonesia jadi Lagenda Z di plot sebagai bumper produk sementara Leagenda ZR di plot sebagai bebek mid end layaknya Jupiter Z di Indonesia.Lagenda sendiri memiliki basis dan mesin yang hampir sama persis dengan Jupiter Z bedanya Jika Lagenda Z mirip sekali dengan Jupiter Z SW Lagenda ZR memiliki beberapa upgrade dibandingkan Jupiter Z ditambah dengan velg biru dan shock breaker yang sudah menggunakan tabung. Kalau mesin sih jelas mesin karburator Lagenda yang sama seperti NJZ tidak bisa menyaingi Jupiter Z1 milik kita yang sudah injeksi mungkin Lagenda injeksi dengan mesin Jupiter Z1 akan keluar dalam waktu dekat.Oh iya hampir lupa salah satu perbedaan dari kedua motor ini adalah jika Lagenda masih pakai cakram 2
LagendaZRJupiter Z1

Honda Wave 125X Ultimo vs Supra X 125:
Yak bung bayangkanlah Jika HSX 125 yang bodynya udah bosenin dipakein baju Revo 100 yang sporty banget itu loh, yak jadilah sebuah Honda Wave 125 Ultimo dari Malaysia. Mesin sih 11-12 sama mesin Karisma yang di HSX, tapi ada juga kok perbedaan mesinnya yup kompresinya yang menyentuh angka 9,3:1 sedangkan HSX sendiri cuma main di angka 9,0:1 mungkin karena kualitas bensin diana yang lebih baik dibandingkan di sini. Sementara body persis banget sama Revo 100 yang keren banget beda sama yang disini yang terkesan kalem. tapi kita harus bersukur memiliki Supra X karena motor ini memiliki kelebihan di sistem pengereman dengan dual disk brake sementara Wave masih pakai tromol buat rem belakang.

Senin, 30 Juli 2012

Suzuki Satria F150 produk tercerdas Suzuki


Yak bung tiba-tiba ane jadi pengen ngebahas tentang motor yang menjadi produk Suzuki dengan penjualan terbaik beberapa bulan,bahkan tahun belakangan ini Satria F150 memang menjadi tulang punggung penjualan Suzuki.  Memang Satria FU sangat menarik bagi semua orang dengan horsepowernya yang sangat besar untuk ukuran motor bebek dan tampangnya yang seperti motor balap dan tidak pernah terasa membosankan. Biarpun lapisan konsumen untuk motor ini terhitung kecil jika dibandingkan pesaingnya seperti Jupiter MX atau V-Xion, kalau menurut saya yang mau membeli motor ini mungkin hanya di kalangan anak muda dan berbadan kecil, kalau dibbandingkan JMX mungkin bapak-bapak masih pantas menggunakannya atau jika orang bertubuh besar tidak teralu aneh. Tapi Suzuki Satria bisa memaksimalkan pasaran yang kecil tersebut, Mungkin tanpa Satria Suzuki terkesan makin keok dengan pabrikan Jepang lainnya.
Tapi pertanyaannya kenapa…. Nih deh coba ane ulas      

   1.Karena hampir tidak ada saingan, Mungkin masih ada seperti Jupiter MX atau TVS Tormax, tapi kehadiran  pesaing-pesaing  tersebut membuat seseorang memalingkan pilihan ke produk lain. Maksutnya tidak ada kan lawan yang memiliki spesifikasi yang sama, Ketika Jupiter dan Tormax memilih gaya bebek sejati dan CS1 motor sport  Satria F150 memilih gaya ayam jago yang juga menjadikan orang yang  menyukai model ayam jago tidak memiliki pilihan lain selain Satria FU, Mungkin Athlete memiliki gaya yang sama namun kelasnya cukup jauh berbeda. Soal mesin Suzuki juga menyematkan mesin yang berbeda, Ketika Jupiter menggunakan SOCH 135 cc yang tegak dan Tormax 150cc horizontal SOCH dan keduanya overstroke. Sementara CS1 yang over bore hanya dipersenjatai kubikasi 125 dan 2 klep. Sementara Fu menggunakan mesin over bore yang membuat HP besar dan ditambah lagi dengan mekanisme DOCH dan sekali lagi menlenggang sendirian dengan spec paling berbeda dan unggul apa lagi dilengkapi 6 speed.

Seandainya Satria tidak memiliki spesifikasi yang ‘beda sendiri’ mungkin akan menjadi bulan-bulanan saingan seperti Axelo yang terjun ke pasar yang teralu ramai dan sangat dikuasai satu pabrikan. Seandainya Suzuki berani mungkin  Axelo akan diupgrade dengan spesifikasi murip Satria contohnya DOCH. Seandainya berani mungkin akan terhindar dari HSX125 dan jika iya pun mesinnya sebaiknya tidak tegak untuk menghindari ‘ancaman’ Jupiter MX.

2.Bisa jual murah, pasti anda juga setuju kalau 18 juta itu harga yang cukup murah  untuk sebuah motor 150cc bandingkan saja dengan V-Xion, Byson, atau Mega Pro yang harganya sampai 20an juta rupiah. Karena memang untuk penggemar kecepatan FU didesign se enteng mungkin, nah menciptakan motor enteng itulah yang membuatnya jadi murah perhatikan saja Framenya jauh lebih lebih enteng dan menggunakan sedikit besi dibandingkan saingan dari kelas sportnya dan juga tetap lebih enteng jika dibandingkan saingan bebeknya seperti MX atau CS1. Penghematan paling besar mungkin ada di bagian plastik untuk menutupi rangka yang membuatnya sangat enteng. Bandingkan dengan Jupiter MX yang bodynya cukup lebar, apa lagi CS1 yang sangat boros plastik yang membuat beratnya sampai 114Kg dan membengkakan ongkos produksi yang membuat CS1 terkesan ‘overprice’. Tapi hebatnya lagi beragam penghematan ini tidak membuat Satria F150 terkesan murahan seperti yang terjadi pada Shogun 110 setelah menjadi Smash, garis desighnnya membuatnya malah terkesan sporty dan tidak berkelas.

3.Mudah dioprek, karena anak muda senang memodfikasi motornya kecerdasan Suzuki adalah selain DOCH tidak ada teknologi yang teralu tinggi yang disematkan pada FU karena terbukti sampai post ini ditulis belum pernah ada bebek injeksi yang sukses dipasaran bahkan HSX injeksi (motor ane) penjualannya gatot  karena pembeli di kelas ini memang banyak yang hobi modifikasi, berbeda dengan kelas sport dimana V-Xion sangat merajai pasaran dengan teknologi injeksinya. Karena targetnya adalah penyuka kecepatan yang kebanyakan anak muda hobi memodifikasi  tunggangannya Suzuki tidak menyematkan teknologi injeksi yang biaya modifikasinya masih mahal dan susah karena banyaknya sensor yang harus ditipu. Mungkin jika teknolog V-Xion sangat merajai pasaran dengan teknologi injeksinya. Karena targetnya adalah penyuka kecepatan yang kebanyakan anak muda hobi memodifikasi  tunggangannya Suzuki tidak menyematkan teknologi injeksi yang biaya modifikasinya masih mahal dan susah karena banyaknya sensor yang harus ditipu. Mungkin jika teknologi injeksi sudah banyak digunakan di ajang balap seperti Indoprix dan makin banyak bebek berinjeksi Suzuki baru berani meluncurkan Satria FU injeksi.

4.Sebenarnya sadarkah anda sejak pertama kali Suzuki meluncurkan Satria F150 Suzuki sudah mengorbankan sebuah pasar gemuk yaitu motor sport 150cc. Jadi semenjak FU meluncur kemungkinan FSX nongol sudah tertutup, kemungkinan motor sport di pasar gemuk Suzuki tinggal kelas 125cc yang sudah mulai di tinggalkan dan 250cc. Pasar moge 125cc sendiri sudah diisi dengan Thunder yang merupakan Fu bore down dan SOCH bahkan downgrade mesin dari FU dan Thinder 125 sangat besar, apa lagi pasar moge 125 sudah ditinggalkan dan yang sedang ramai-ramainya adalah pasar moge 150 yang dikorbankan Suzuki. Sementara pasar 250 yang masih kecil bakal diisi  GW-250 yang  gak nongol-nongol. Jadi jika Suzuki mau bikin moge baru harus menciptakan pasar baru seperti kelas 160cc yang ditinggalkan Mega Pro atau 200cc melawan Tiger dan Scorpio.

Jadi kunci keuksesan Satria FU adalah karena dia memiliki spec yang tertinggi di kelasnya dengan penempatan harga yang pas. Fokus terhadap pasar yang dituju juga menjadi tunjangan bebek super pabrikan S ini.

Rabu, 25 Juli 2012

Supra X 125 waktumu untuk facelift


Yak pertama tama assalamualaikum dulu dah buat semua pembaca Adler’s Engine™ ya mumpung lagi puasa enak nih nulis-nulis pendapat dan ilmu ane yang semoga berguna dan jadi pahala buat kita semua. Yak bro-bro pasti setuju dong kalo yang namanya masuknya produk baru bakal merubah yang namanya peta penjualan, apa lagi di bidang otomotif yang konsumenya lebih selektif dan berpikir jangka panjang. Bahkan Cuma facelift saja tanpa merubah mesin sudah bisa mengatrol penjualan cukup hebat seperti kasus Honda Blade yang sekarang bikin kocar kacir Yamaha yang Jupiter Z yang tadinya penguasa pasar tunggal terancam. Nah hukum alam adalah aksi-reaksi juga terbukti aksi Honda membuat Yamaha mengambil reaksi. Jupiter Z yang terancampun dirombak total oleh pabrikan garpu tala dan ternyata cukup ekstrem. Memang cc masih sama seperti yang dulu namun dengan teknologi dan spesifikasi yang menyamai atau bahkan melewati spesifikasi motor-motor kelas 125, Yang membuatnya terkesan menebus dosa lama Yamaha yang menggunakan mesin Vega untuk Jupiter Z. Dari tenaganya yang sampai 10ps dan masih 115cc cukup menunjukan bahwa misi yang diusung bukan hanya untuk membantai kelas 115cc Honda dan Suzuki tapi juga kelas 125cc pabrikan barusan. Hal lain yang menunjukan indikasi ini adalah harga yang dipatok diatas harga temahal varian 115cc lainnya dan dibawah ‘pahe’ kelas 125 varian tetangga, mungkin dua hal yang membuat Yamaha membore up Jupiter Z adalah karena takut mengulangi ‘kesalahan’ Suzuki dulu dan adanya kemungkinan bisa menimbulkan ‘kanibal’ dalam penjualan dengan Jupiter MX 4 speed.
 Nah barusan adalah skema Yamaha targetnya tentu yang memiliki penjualan diatasnya yaitu Blade dan HSX, namun yang menarik bagi saya adalah bagaimana Honda menyelamatkan ‘si raja motor bebek’. Menurut ane ada baiknya buat Honda melakukan major facelift terhadap motor yang satu ini saya yakin sekali bukan Cuma saya yang merasa bosan dengan model dua lampunya yang sangat kalem dan cukup terkesan ‘bapak-bapak’. Walapun Honda sering mengubah sticker bertuliskan R nya yang keren banget tapi yang ngak mengurangi ke bosanan ane dan kebanyakan temen ane. Motor macam HSX125 ini memang sangat menguntungkan pabrikan bayangkan saja umurnya sangat  panjang tanpa perubahan lekuk body yang tidak mengharuskan pabrikan untuk membuat cetakan baru yang ‘makan duit lagi’ yang juga menghemat ongkos produksi. Yang lebih hebatnya adalah mesin yang dipakai juga masih sama pesis seperti yang digunakan oleh Karisma 125 yang memungkinkan ‘common part’, jadi Honda tidak perlu membuat cetakan mesin baru dan tidak usah terus membuat spare part motor lamanya dan membuat part motor barunya secara bersamaan. Mesin Karisma sendiri memang terkenal bandel,awet, hemat dan sangat cocok untuk pengguna motor di Indonesia, mungkin karena itu HSX jadi menarik karena mesinnya sudah teruji dan terbukti bagus jadi biarpun teknologi pas-pasan dari jaman Karisma, tapi kalau kita membelinya tidak aka nada rasa takut terhadap ‘produk gagal’ atau perawatan yang susah kalau kita membeli mesi yang benar-benar baru. Tapi ya rasa bosan masyarakat itulah yang bisa menjatuhkan HSX apa lagi ada lawan baru yaitu NJZ1 yang sepertinya sudah naik kelas. Ada baiknya bagi Honda untuk mengubah total body HSX dan untuk kebutuhan balap mungkin perubahan pada ‘garpu’ dari motor ini sendiri yang memang banyak pembalap yang tidak suka jika Honda mau menambahkan kepedulian terhadap ajang road race. Menurut saya lagi alangkah bainknya jika major faceliftnya tidak menghilangkan garis dasar HSX yang bergaya kalem dan elegan karena selain cukup disukai dan saingannya kebanyakan menarik garis sporty. Sementara untuk mesi alangkah baiknya jika masih menggunakan basis mesin yang sekarang dengan beberapa penambahan teknologi seperti EFT, piston fogged, penutup seher model baru (seperti Blade dan Revo), menghidupkan lagi versi injeksi dan menambah kompresi (ngarep),agar motor dengan torsi paling besar di kelasnya ini makin menarik dan tidak kalah dengan motor dengan kelas lebih rendah seperti Blade yang mengaplikasikan tutup seher persegi dan EFT.
Tapi kemungkinan meluncurkan HSX major facelift dalam waktu dekat kemungkinan sangat kecil apa lagi belom penah ada kabar soal ini,ditambah lagi penjualan HSX yang masih sangan baik. Ini cuman merupakan saran dan pendapat ane buat Honda, tapi kalau seandainya ekspektasi Yamaha tercapai yaitu membuat penjualan Jupiter Z1 dapat melebihi atau bahkan menginggalkan jauh Supra X 125, atau Suzuki berhasil membangunkan Shogun atau Axelonya yang sudah tertidur cukup lama Honda bisa saja mengambil keputusan yang barusan ane jelasin. Kecuali emang Honda berani naikin taruhan dengan melakukan major facelift sebelum kedua hal tersebut terjadi kalo berhasil yang pasti gede tapi kalo kalah ya Bandar bisa ngejatohin pasar salah satu motor Honda dengan penjualan terbesar.
Yak segini aja ya dari ane……………..



 VS.

Selasa, 17 Juli 2012

Harga Jupiter Z1 14,3 juta... Mau lawan Supra X?

yak saudara-saudara Yamaha akhirnya mengeluarkan harga buat Jupiter Z 115 cc untuk versi spoke wheel (velg standar) akan dilepas seharga 14,3 juta sementara yang cast wheel (velg racing) akan dilepas seharga 15,1 juta rupiah.Melihat dari penjualan NJZ sendiri versi SW bakal sangat kecil penjualanya dibandingkan yang CW, mungkin karena kalau beli yang SW lebih baik beli Vega ZR sekaligus. Tapi saya menyayangkan tingginya harga varian CW kalau orang melihat angka 15,1 juta akan terasa mahal untuk sebuah bebek 115cc andaikan harganya disetel di angka 14,9 juta pasti akan jauh terasa lebih murah. Sedangkan harga versi SW adalah 14,3 juta yang di sayangkannya lagi adalah jauhnya harga yang versi SW dan CW jika saya bayangkan rasanya cukup 600 ribu rupiah sebagai tambahan untuk velg racing apa lagi tidak ditambah disk brake belakang. Tapi mungkin ini strategi dari Yamaha agar Jupiter Z1 lebih mengarah ke HSX setidaknya sengacaukan pasar Supra X 125D kalau yang 125R mungkin akan dilawan oleh Jupiter MX 4 speed. Nah kalo udah gini saran ane buat Yamaha adalah bikin Vega ZR yang CW buat nyaingin Revo 110 lagi pula jarak spesifikasi Vega ZR dan Jupiter Z1 sudah terhitung jauh kok, bikin Jupiter Z pake sticker moto gp kaya yang dipake ama Lorenzo, dan yang terakhir ya bikin semua varian Jupiter dengan dual disk brake....


tuh keren kan vega pake velg racing!














nah kalo keluar Jupiter Z1 yang macam gini terus pake cakram belakang bisa apa Blade!!










Semoga membantu!!!!

Motor-Motor dengan isu downgrade

yak pernah denger kan istilah downgrade atau penurunan kualitas dari suatu produk, downgrade juga sering terjadi di pabrikan motor. Ada yang berakibat fatal ada juga yang tidak berpengaruh terhadap penjualan motor tersebut dan image sebuah pabrikan. Bahkan ada yang karena sebuah produk downgrade penjualannya turun drastis.

1.Suzuki Smash
Yak bung banyak yang bilang ini adalah kesalahan terbesar Suzuki yang paling fatal dan efeknya sampe sekarang.Kesalahan pertama adalah membunuh Shogun 110 yang sedang di masa kejayaannya akibat teralu nafsu mengejar Honda, Shogun 125 pun diluncurkan dan Kehebatan mesin 110 tersebut di masukan ke Suzuki Smash. Tapi akibat serbuan mocin Suzuki merancang Smash agar bisa lebih murah sehingga body dan bahn-bahanya pun tak sebagus Shogun CDI unlimiter pun digantikan oleh CDI limiter yang menurut saya limiternya teralu cepat sehingga performanya tidak seenak Shogun 110. Jadilah sebuah Smash kerupuk yang baru bentar bodynya udah pada rusak, apa lagi tak lama setelah itu Yamaha bikin Vega R yang basis mesinnya mirip Jupiter Z yang makin nabok Suzuki. Reaksi Suzuki pin telat buat ngefacelift Smash baru tahun 2006 namun image downgrade tetap melekat, akhirnya Titan pun meluncur dengan amunisi serba baru namun sangat telat image Suzuki keburu rusak dan penjualannya tersusul Yamaha dan kayaknya susah buat dikejar.
Shogun 110




        Smash 110











2.Yamaha Vega ZR











Yak bung ini ane sih juga rada taku nulisnya takut banyak yang marah soale pas ane cari soal ini di wordpress ato blog gak ada yang nulis bahwa nih motor downgrade. tapi menurut ane dari Vega R ke Vega ZR ada penurunana kualitas yang cukup bisa dilihat, terutama di sektor mesin yak penurunan power cukup jelas terjadi dari dua itik tersebut jika Vega R bisa menyemburkan 9,3 ps Vega ZR cuma bisa 8,16ps torsinya juga berkurang jika Vega R sampai 0,92 kgf.m / 5000 rpm Vega ZR hanya mampu menghasilkan 0,86 kgf.m / 4000 rpm bahkan tarikannya pun cukup berbeda dan Vega R juga masih lebih unggul. Panel speedometer Vega ZR juga terkesan murahan dibandingkan Vega R, namun untungnya body yang lebih sporty dan konsumsi mesin overstroke yang lebih hemat menyelamatkan Vega ZR. Kalo menurut ane sih nih motor sebenernya sama kaya NJZ yang merupakan kelinci percobaan Yamaha buat bore X stroke yang baru makanya masih belum teralu sempurna racikannya pas udah disempurnain baru keluar kehebatannya ya di JZ1 itu loh yang ternyata hebat banget. Balik ke Vega bukti superioritas mesin Vega R dapat kita lihat di road race dimana mesin Jupi burung hantu lebih di gemari oleh pembalap dibandingkan NJZ dan harga jual Vega R seken mendekati Vega ZR yang lebih muda. Tapi untungnya Yamaha cepet-cepet keluarin Jupiter Z1 ngegantiin NJZ sebelum telat.

3.Vario 125

 Yak produk anyar Honda ini jika kita lihat memang spesifikasi dan teknologinya palig tokcer mantep paling tinggi, coba aja bayangin ESP,PGM-FI dan masih banyak lagi dah. Tapi ternyata banyak tuh keluhan yang menerpa Vario yang satu ini seperti akselerasi yang lambat mungkin karena CDI atau memang pengapiannya tidak disetel untuk kencang agar menjaga konsumsi bbmnya. Sementara ada dua masalah yang mungkin timbul akibat kompresinya yang tinggi ampe 11:1 makanya bikin keluhan seperti overheating kemungkinan karena radiator yang kurang memadai dan kompresi yang tingi. Keluhan yang terakhir adalah bunyi ngorok mungkin karena penggunaan bensin beroktan rendah (premium). Nah ane bilang kok jadi jelek banget ya kalo dibandingin Vario 110.















 tapi kalo modelnya ya cantikan yang Vario 125 heheheheheheheh.












Yak demikian dari saya kalo gak suka moggo komen jangan ngamuk!
Semoga membantu!