Tampilkan postingan dengan label ninja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ninja. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 November 2012

Tren Moge Makin Rame!

Yak saudara-saudara apa kabar baik? Semoga baik-baik saja. Ane lagi pengen ngebahas tentang motor-motor gede nih gan itu loh yang istilahnya moge, motor-motor diatas 250cc.Disadari atau tidak tren motor tanah air makin hari makin meningkat apa lagi belakangan ini, kira-kira semenjak 2010 kita lihat semakin banyak motor 250cc atau keatas semakin ramai.
Mari kita ambil contoh Kawasaki yang mulai kapok main di kelas bebek mulai merangsat dan fokus untuk mengembangkan keluarga Ninjanya bahkan kini bukan hanya Ninja 150 dan 250 yang diandalkan. Bahkan kelas Premium (ato Pertamax kali tepatnya) seperti Er-6,ZX-6, dan kawan-kawannya. Bahkan di ajang IIMS dengan berani mereka tidak menghadirkan kelas bebek untuk dipamerkan, walaupun itik mereka seperti Athlete, Edge dan ZX-130 masih dijual, mereka hanya menurunkan kelas trail dan sport. Sementara Kawasaki udah ngacir dari kapan tau buat mainin kelas 250cc Honda baru beberapa tahun belakangan meluncurkan CBR 250R yang menjadi flagshipnhya sampai sekarang.Yang heboh adalah mulai menjamurnya ATPM motor-motor Eropa dan amerika dan juga IU, bahkan MV Agusta juga membuat pabrik di Indonesia.
Menurut saya ini menunjukan bahwa tren pengguna motor di Indonesia sudah mulai naik, tidak lagi orang menengah kebawah tetapi sudah menuju kelas atas. Mungkin karena tren gaya hidup atau karena kebutuhan orang-orang perkotaan yang membutuhkan motor yang cenderung minim macet dan bisa selap-selip namun juga harus tetap bergaya.Yah.... gimana juga motor kaya gini emang keren dan anti macet, kabar baiknya buat pemerinta ya.... pajaknya yang mahal dan gak bisa pake premium!

Jumat, 03 Agustus 2012

Ninja 250 2013 waktunya pas banget Bro!

Yak motor yang paling tenar di kalangan mesin 1/4 liter ini memang salah satu impian semua orang dari semua golongan coba aja tanya orang pengen punya mtotor apa, pasti jawabannya Ninja atau Satria FU. Ninja memang menjadi penggerak pertama buat mesin 250 cc yang juga membuatnya menjadi 'trade mark' buat motor gede kenceng 250cc. Tapi sadar ato nggak atau cuma saya saja yang menganggap body ninja parallel engine ini sudah mulai membosankan biarpun tergolong atraktif dan everlasting.
Tapi kehadiran CBR 250R memang membuat tampilan Ninja 250 agak terkesan kuno dengan body berlekuk tajamnya yang menurut saya sendiri cukup keren apa lagi panel speedometer digital dan analog yang keren yang menyerang Ninja 250 yang bodynya cukup lama tidak dirombak dan speedometernya yang masih analog yang terkesan ketinggalan jaman dan agak usang. Serangan CBR buakn hanya di segmen penampilan tetapi mesinnya yang sudah injeksi menambah kesan jadul Ninja. Langkah awal geng ijo adalah memfacelift Ninja 150RR yang paling sudah terlihat jadul dan mendapat perlawanan cukup bahaya dari CBR 150 PGM-FI yang juga bercokol di kelas 150 premium. Sekarang tinggal Ninja 250, biarpun masih bisa membendung CBR yang hanya satu silinder dengan spesifikasi dua silindernya tetapi cukup menghawatirkan jika melihat sebuah motor 250 masih menggunakan karburator sementa sudah banyak bebek dan skutik yang sudah injeksi, apa lagi ini adalah kelas 250cc sport dimana ekspektasi orang terhadap teknologi sangat tinggi.
Kwasaki akhirnya menjawab tantangan Honda baru-baru ini dengan meluncurkan Ninja parallel dengan teknologi injeksi menggantikan Ninja karburator. Jika adiknya hanya mengganti baju agar lebih sporty si 1/4 liter merombak total bodynya jadi lebih mirip ZX-10R dibandingkan Ninja parallel yang lama. Mesin baru juga ditanamkan biaurpun basisnya mirip-mirip Ninja 250 yang lama tapi dengan perubahan crankcase baru dan blok silinder casting alumunium, balancer dan juga  Piston juga baru dan diaplikasikannya injeksi dengan dua katup pada throttle body-nya. Untuk fitur keselamatan ABS sudah diinstal pada remnya yang membuat pengereman lebih terkontrol. Dengan ini selain karena layanan 3S dan harga CBR250R sudah tidak memiliki kelebihan lagi dibandingkan Ninja 250R, yang juga menjadikan Ninja kembali menjadi motor terkeren dan berteknologi tertinggi bagi sebuah motor yang mungkin dibeli banyak orang di Indonesia.
Tapi yang saya lebih kagum adalah penempatan waktu yang tepat dilakukan oleh geng ijo yang lebih dulu membiarkan CBR PGM-FI meluncur sebelum mereka meluncurkan produk merek yang menjadi favorit orang. Jadi mereka tidak perlu mempromosikan kelebihan sistem injeksi yang sudah dilakukan oleh Honda, apa lagi sekarang rakyat juga makin terdidik dan jadi tidak takut lagi beli motor berteknologi injeksi. Bayangkan jika mereka meluncurkannya sebelum CBR pasti Kawasaki akan kerepotan untuk mengenalkan teknologi injeksi karena kemampuan finansial yang tak sekuat Honda.


Spesifikasi
Tipe mesin : 4 langkah/Tak, Pendingin Air, Dua Buah Sejajar
Isi silinder : 249 cm3
Diameter x Langkah : 62.0 x 41.2 mm
Perbandingan kompresi : 11.3 : 1
Daya maksimum : 23.5 kW (32 PS) / 11.000 rpm
Torsi maksimum : 21.0 Nm {2.1 kgf m} /10.000 rpm
Sistem starter : Electric Starter
Katup Sistem : DOHC, 8 valves
Pengapian : Digital
Sistem bahan bakar : Fuel Injection System ( 28 mm x 2 ) dengan katup Throttle Ganda
Tipe Transmisi : 6-speed, return shift
Tipe rangka: tube diamond, stell
Suspensi depan: 37 mm telescopic fork
Suspensi belakang: Uni-Trak Sistem dengan Model Gas-Shock dan 5-tingkat penyetelan
Ban depan: 110/70-17 M/C (54S)
Ban belakang: 140/70-17 M/C (66S)
Rem depan: tunggal disc berdiameter 290 mm dengan kaliper dual-piston
Rem belakang: tunggal disc berdiameter 220 mm dengan kaliper dual-piston
Panjang x Lebar x Tinggi : 2.010  x 715 x  1.110 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.400 mm
Jarak ke Tanah : 785 mm
Kapasitas Bahan Bakar : 17 litres
Berat  Maksimum : 172 kg / 174 kg ( ABS model)

.